Save water for The Future!

Feb 11, 2011

Air merupakan salah satu unsur penting bagi kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya seperti tumbuhan dan hewan. Sebagai manusia yang peduli, tentunya Saya tidak ingin melihat anak cucu Saya nanti tidak bisa hidup layak karena kekurangan air bersih. Temans juga begitu kan? Maka dari itu sudah seharusnya kita mengatur pengelolaan dan penggunaan air secara efektif dan efisien.

Seperti yang kita ketahui, peme­nuhan kebutuhan air bersih ter­hadap mas­yarakat dilakukan oleh pemerintah melalui PDAM. Namun belakangan terjadi eksploitasi air tanah yang berlebihan oleh kalangan industri dan pemukiman yang berdampak pada ekosistem bumi dan sumber daya air yang tersedia.

Temans pasti pernah dengar isu menyeramkan tentang amblesnya Jakarta pada tahun 2030 kan?? Ya hal itu bisa saja terjadi jika eksploitasi tanah ini terus berlangsung diiringi dengan pembangunan gedung-gedung bertingkat. Bahkan seorang yang bernama Nicola Colbarn dari Universitas Oslo dalam tulisannya yang berjudul Will Jakarta Be The Next Atlantis menyatakan "Jika pemanfaatan berlebihan tidak dapat dihentikan dan pemerintah tidak menjalankan komitmennya terhadap penggunaan air tanah yang berkelanjutan, Jakarta akan menjadi Atlantis kedua, tenggelam dan hilang" (i)
Hii..ngeri yah..tapi emang iya sih tanda-tanda nya sendiri sudah terjadi, tahun 2008 beberapa bagian gedung BPPT, Sarinah, MenaraEksekutif, ambles karena proses pengurasan air bawah tanah dalam jumlah besar yang tidak hati-hati serta besarnya penekanan permukaan tanah akibat pembangunan gedung-gedung pencakar langit.(ii) Dan yang baru saja terjadi pada tahun 2010 adalah Jalan RE Martadinata yang ambles sedalam tujuh meter.
Save Water

Selain upaya pemerintah DKI melalui Badan Pengendali Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) yang harus memperketat izin penggunaan air tanah bagi industri dan pemukiman yang katanya meng­eksploita­si air tanah hingga mencapai kedala­man 100 sampai 200 meter --padahal batas aman rata-rata peng­gu­naan air tanah ha­nya bisa men­capai kedalaman 50 meter.(ii) Ckckck..sampai 2x lipat lebih *geleng-geleng*-- dan pemenuhan kebutuhan air bersih oleh PDAM tercukupi sehingga masyarakat tidak perlu melakukan eksploitasi air tanah, kita juga sebagai pengguna individu harus bijak dalam menggunakan air agar anak cucu kita nanti tidak kehabisan air dan masih bisa berpijak di tanah ini. Coba aja bayangin klo kota Jakarta ini berubah jadi lautan, kan kasian anak cucu kita nanti ga bisa maen taplak gunung..loh??hehehe..tapi bener kan, mana bisa maen taplak gunung di air? :p

Apa yang bisa kita lakukan? banyak banged, dari hal-hal kecil seperti tidak menyalakan keran pada saat menggosok gigi sampai hal besar seperti yang dijelaskan diatas yaitu tidak mengeksploitasi penggunaan air tanah secara berlebihan. Yang pasti kita sendiri harus sadar untuk menjaga kelestarian sumber air dan membudayakan diri untuk sadar akan pentingnya penghematan sumberdaya air itu sendiri.

Salah satu kampanye hemat air yang mungkin bisa ditiru adalah dari negara Brazil yang menyerukan "Pee in the shower! Save the Atlantic Rainforest!" yang kalau diarti-in kurang lebih "Pipis Sambil Mandi! Selamatkan Hutan Hujan!"..ups maaf :D, tapi ini serius loh, pemerintah Brazil membuat iklan layanan masyarakat untuk mengajak setiap keluarga menghemat air dengan tidak terlalu sering menyiram WC usai buang air kecil (flush).(iii) Hehehe..ada-ada aja yah ide kreatif nya, tapi pasti ada efek positif dari iklan ini.

Dan sekarang giliran Saya "Save water for The Future!"

referensi :
(i) http://megapolitan.kompas.com/read/2010/09/20/03001076/Jakarta.dan.Ekstraksi.Air.Tanah.Berlebihan
(ii) http://nusantara.rakyatmerdeka.co.id/news.php?id=15241
(iii) http://www.inilah.com/read/detail/137950/pipis-sambil-mandi-brasil-hemat-air

16 great comments:

Putri Baiti Hamzah said...

Setuju banget sama judul yang semoga bisa dibaca sebagai perintah...Iya dev, aku pernah juga liat slide tentang nilai air di suatu masa yang akan datang...lupa judulnya apa, jadi intinya ntar tuh, air bak barang berharga yang sangat susah didapatkan...*terus manfaat sobat ^___^*

Qefy said...

kalau jakarta jadi laut, saya kesana aaaah. Foto2.., *loooh, hehe..

Materi air, jadi ingat film tentang dinasti yang menancapkan pedang dan keluarlah air itu. Semoga kita bisa menjaga kejernihan tanah air. Amin..

Mr TM said...

Benar bangeet thu, biasanyakan k-lo d negara kita udah siaga 4 baru waspada.

Harusnya dari sekarang, yuuuk kita mulai aja dulu dr lingkungan kecil kita, selamatkan bumi, selamatkan air, demi keberlangsungan hidup, untuk anak cucu kita kelak....

ria haya said...

ya bener mulai save our water dr hal yg kecil dan sederhana, dr diri kita sendiri, dilakukan konsisten dan berkelanjutan :)

tapi mang jakarta ini terlalu banyak masalah nda hanya air, yg polusi udara lah, macet lah,dll

Noeel-Loebis said...

kontes dari gw.... hadiahnya selain sertifikat+buku gratisnya, eksis dan terkenal+amal di akherat.

http://emmanuelthespecialone.blogspot.com/2011/02/mari-berbuat-suatu-buat-anak-anak.html

.:diah:. said...

kereeeennn, saya slalu suka dengan tulisan informatifnya Devi... good job sist,

mari selamatkan dunia.. *eheemm, merasa kesentil (lagi) saya selalu main2 air, adaaa aja alasan buat nyentuh air :D

anyway, thanks Devi :)

NIT NOT said...

lets save the water...minumnya jangan banyak2..halah...bukan gitu ya...heheee...
menjaga hijaunya dunia = menjaga stok air dunia...

Rtp Farra Arisha said...

well done....nice post u wrote there....i support u hundreds percents...keren bgd:)

dEvi said...

@all tankyu banged komentar dan masukannya, semoga dgn menjaga sumber air dan bijak dalam penggunaan nya,kita atau anak cucu kita nanti bisa hidup lebih baik untuk masa depan :)

Gaphe said...

emang sih masalah air ini krusial banget.. kalo nggak dijaga dari sekarang bakalan jadi satu masalah nanti (bahkan udah mulai kerasa juga kan).

kira said...

yupsss.. for the better future.. (baru bisa b.inggris)

Meutia Halida Khairani said...

ngga kebayang deh kalo indonesia suatu hari jadi atlantis lagi >_<

ada award buat kamu.. ambil ya

Ajeng Sari Rahayu said...

Waduwwwwww, kasian warga jakarta ntar pada ngungsi ke mana...hehe


Semestinya semua pihak masyarakat ikut serta nih, gotong-royong mengupayakan "save water for the future". Bukan pihak-pihak tertentu saja yang dituntut untuk mengupayakannya :)

uci cigrey said...

klo flush pas abis pupu kan harus banyak pon :D
smoga indonesia tetap jaya yah.
we need water, everytime. .

dEvi said...

@gaphe, @kira..hu uh mari biasakan hemat menggunakan air :)

@meutia..ok makasi yah, aku simpen dulu :D

@ajeng..pindah ke banjarmasin jeng, gmn bole ga?hehehe..

@ucuy..hahaha, klo yg itu laen cerita cuy :D

Elsa said...

gak bisa membayangkan kalo suatu saat nanti AIR jadi barang langka dan mahal yaa
betapa kasihannya anak-anak kita nanti

Post a Comment