Facebook versi China

Jan 27, 2011

Hari gini siapa yang ga kenal Facebook? situs jejaring sosial ciptaan Mark Zuckerberg ini sudah sangat menjamur di semua kalangan. Dalam pikiran Saya semua orang di penjuru dunia yang mengenal internet pasti punya account Facebook. Tapi ternyata Saya salah, karena ada sekitar 1.3 miliar orang yang mengenal internet tapi tidak mengenal Facebook.

Mereka adalah masyarakat China. Sudah sejak tahun 2009 lalu pemerintah China memasang firewall untuk memblokir situs jejaring Facebook dan teman2nya (baca: Twitter, Youtube). Apa tujuannya? Tujuannya adalah untuk memaksimalkan produk lokal. Masyarakat China hanya mengonsumsi dan menggunakan barang-barang buatan mereka sendiri. Udah jadi rahasia umum klo China paling ahli bikin barang duplikat, dari barang elektronik seperti gadget-gadget ternama sampai makanan dan minuman pun China mampu menciptakan duplikatnya.

Dengan diblokir nya Facebook di China tidak membuat mereka tidak bisa berkomunikasi dan eksis di jejaring sosial, karena mereka punya jejaring pertemanan Facebook versi China. Namanya Renren, situs ini mirip banget sama facebook dari layout nya yang bernuansa putih biru sampai games yang mirip Farmville di facebook. Nih Saya kasih liat tampilan homepage renren.com.

Facebook+versi+china+renren
Facebook versi China, renren.com

Facebook ala China ini awalnya bernama Xiaonei, yang dibuat oleh seorang pemuda bernama Wang Xing. Tahun 2003, Wang Xing drop out dari pendidikan PhD Delaware University (Amerika) dan pulang ke Beijing untuk membuat Friendster versi China, tetapi gagal. Dua tahun kemudian (2005), Wang Xing mendengar tentang Facebook. Wang Xing kemudian mengajak dua rekannya untuk membuat Facebook versi China dan dengan modal 300.000 renminbi (sekitar 45.000 dollar AS) jadilah Xiaone. Dalam beberapa hari saja Xiaonei langsung bisa mengumpulkan 4.000 anggota. Tahun 2006, Xiaonei dijual kepada Oak Pacific Interactive dengan nilai sekitar 4 juta dollar Amerika. Mungkin Wang Xing pikir, uang 4 juta dollar AS sudah sangat banyak saat itu. Ya, jelas sangat banyak dibandingkan modalnya yang hanya 45.000 dollar AS. Tetapi menjadi sangat sedikit jika dibandingkan dengan nilai Xionei yang sekarang disebut Renren oleh si pemilik barunya. Wah coba kalo ga dijual, Wang Xing bisa jadi pemuda terkaya seperti Mark Zuckerberg..ya paling tidak di negerinya sendiri. Karena dari sumber yang Saya baca Banyak brand kenamaan dunia (Apple, BMW, Estée Lauder, Lay's, dan lain-lain) lebih memilih memasang iklan di Renren daripada di Facebook maupun Twitter. Waw..!!

Namun menurut Saya, kekreatifan dan kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat China dalam menciptakan suatu produk/barang tiruan dalam hal ini situs jejaring Facebook bisa jadi dinilai negatif oleh mereka yang menganggap itu sebagai pelanggaran hak cipta (Copyright). Kalau bisa menciptakan sesuatu dengan inovasi baru kenapa harus meniru? ya gak?

sumber :
http://tekno.kompas.com/
http://teknologi.vivanews.com/

11 great comments:

.:diah:. said...

klo someday kita ke China gak bisa buka FB dunk?? hihih

China itu emang super kreatif ya, bisa buat sgalanya, sama ma Indo bisa niru segalanya :D

dEvi said...

kemungkinan sih gt di *gapernah ke china soalnya
hehehe..klo yg itu no komen de :p

miss j said...

Wah, gitu toh,,, jadi pengen coba facebooknya, bisa daftar ga ya...:)

Rian said...

blognya sudah saya follow ya ^^

Rani S Sembiring said...

semoga Indonesia juga bisa buat Fb ala indonesia heheehe

dEvi said...

@miss j..seharusnya sih bs yah, tp ga ngerti bahasanya :))

@rian..tankyu uda mampir :)

@rani..klo pun bs bikin semoga bisa lebih inovatif, ga jiplak plak :D

Nadia Meutuah said...

emang sih dep, tapi justru dengan begitu Perkonomian mereka maju ya,,, ga kaya Indonesia yang konsumtif, hehe...tapi ttp Cinta Indonesia kog..

Elsa said...

beberapa hari yang lalu, nonton TVOne, acara bukan jalan jalan biasa... waktu itu jalan jalannya ke Jepang, menemui seorang anak muda ASLI indonesia, namanya BATARA siapaaa gitu, lupa...

dia berhasil bikin facebook ala jepang, yang digandrugi anak muda jepang...
dan seperti pendiri facebook, si batara ini jadi milyuner disana...

sayangnya dia ganti kewarganegaraan agar lebih mudah mengurus segala sesuatunya selama di Jepang.

dEvi said...

@nadia..iyah mereka jadi bener2 menghargai produk lokal buatan mereka sendiri :)

@mbak elsa..waw, aku baru tau klo yg itu. Sayang banged klo dia samape pindah warga negara gt. Dan sebenernya di negara tercinta ini banyak banged emang anak2 muda berbakat ky gt, cuma pemerintah aja yg kurang merhatiin dan setau ku, seorang programmer disini itu salary nya ga seberapa klo dibanding di luar sana, jadi mungkin karana itu juga banyak yg lebih milih stay di luar.
Oiya ada juga loh social media yg aseli buatan Indonesia yaitu Koprol.com :)

sewa laptop said...

jadi penasaran tuch kayak apa ya,.?

Delia Sandra said...

Itu si BATARA KARANG

Post a Comment