Keajaiban perang di Gaza Palestina - Part 1

Jun 10, 2010

save gaza
Kemarin sempet kongkow sama uciL n Thia di CL terus gosip2 ngalor ngidul..dari ngomongin nasib buruh seperti kami sampai ngomongin serangan Israel ke kapal Mavi Marmara yang didalamnya terdapat 12 orang WNI..ngerii emang denger cerita2 tentang kekejaman Israel..Dan dari cerita kemarin aku penasaran, langsung aja browsing nyari kisah2 itu. Subhanallah..maha besar Allah atas segala mukjizatnya...dibalik peperangan itu ada kejadian2 aneh yang banyak disaksikan oleh orang2 yang berada disana..inilah bukti kebesaran Allah SWT..

Di atas kertas, kemampuan senjata AK 47, roket anti tank RPG, ranjau, serta beberapa jenis roket buatan lokal yang biasa dipakai para mujahidin Palestina, tidak akan mampu menghadapi pasukan Israel yang didukung tank Merkava yang dikenal terhebat di dunia. Apalagi menghadapi pesawat tempur canggih F-16, heli tempur Apache, serta ribuan ton “bom canggih” buatan Amerika Serikat namun para mujahidin memiliki "kekuatan lain" yang langsung diberikan oleh Allah SWT. Berikut rangkuman cerita2 ajaib itu..

Pasukan "berseragam putih" di Gaza
Ada “pasukan lain” membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.
Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais, tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.
Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang al-Qassam. Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan (25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga laki-laki malang itu pingsan.
Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”
Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya “pasukan lain” yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari kelompok Hamas atau Fatah? Sopir malang itu menjawab, “Saya bukan kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulan.” Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, “Pasukan yang berpakaian putih-putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana?” Si sopir pun kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. “Saya tidak tahu,” jawaban satu-satunya yang ia miliki.
Saksi Serdadu Israel
Cerita tentang “serdadu berseragam putih” tak hanya diungkap oleh mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel sendiri menyatakan hal serupa.
Situs al-Qassam memberitakan bahwa TV Channel 10 milik Israel telah menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran Gaza dan kembali dalam keadaan buta.
“Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya buta,” kata anggota pasukan ini.
Di tempat lain ada serdadu Israel yang mengatakan mereka pernah berhadapan dengan “hantu”. Mereka tidak diketahui dari mana asalnya, kapan munculnya, dan ke mana menghilangnya. Masih dari Channel 10, seorang Lentara Israel lainnya mengatakan, “Kami berhadapan dengan pasukan berbaju putih-putih dengan jenggot panjang. Kami tembak dengan senjata, akan tetapi mereka tidak mati.” Cerita ini menggelitik banyak pemirsa. Mereka bertanya kepada Channel 10, siapa sebenarnya pasukan berseragam putih itu?
Selamat Dengan al-Qur’an
Cerita ini bermula ketika salah seorang pejuang yang menderita luka memasuki rumah sakit As Syifa’. Seorang dokter yang memeriksanya kaget ketika mengetahui ada sepotong proyektil peluru bersarang di saku pejuang tersebut. Yang membuat ia sangat kaget adalah timah panas itu gagal menembus jantung sang pejuang karena terhalang oleh sebuah buku doa dan mushaf al-Qur’an yang selalu berada di saku sang pejuang. Buku kumpulun doa itu berlobang, namun hanya sampul muka mushaf itu saja yang rusak, sedangkan proyektil sendiri bentuknya sudah “berantakan”. Kisah ini disaksikan sendiri oleh Dr Hisam Az Zaghah, dan diceritakannya saat Festival Ikatan Dokter Yordan sebagaimana ditulis situs partai Al Ikhwan Al Muslimun (23/1/2009). Dr. Hisam juga memperlihatkan bukti berupa sebuah proyektil peluru, mushaf Al Qur’an, serta buku kumpulan doa-doa berjudul Hishnul Muslim yang menahan peluru tersebut.

Abu Ahid, imam Masjid AnNur di Hay As Syeikh Ridzwan, juga punya kisah menarik. Sebelumnya, Israel telah menembakkan 3 rudalnya ke masjid itu hingga tidak tersisa kecuali hanya puing-puing bangunan. “Akan tetapi mushaf-mushaf Al Quran tetap berada di tampatnya dan tidak tersentuh apa-apa,” ucapnya seraya tak henti bertasbih. “Kami temui beberapa mushaf yang terbuka tepat di ayat-ayat yang mengabarkan tentang kemenangan dan kesabaran, seperti firman Allah, “Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka berkata, ’sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali,’ (Al-Baqarah [2]: 155-156),” jelas Abu Ahid sebagaimana dikutip Islam Online (15/1/2009).
Cuma bisa mengucap Subhanallah abis baca cerita2 diatas dan masih ada beberapa lagi ceritanya tapi klo smua aku post disini bakal kepanjangan, nti pada bosen lagi bacanya..so tunggu lanjutannya yaa :)

13 great comments:

Riesta Emy Susanti said...

subhanallah...

mixedfresh said...

menunjukkan bahwa Allah selalu berada di sisi palestina, Subhanallah....

maiank said...

Subhanallah...
baru tau disini baru baca ini...

hahaha duh bisa dikejar kejar ucil nih aku mbak, udah gitu dijitakin...

seneng banget kongkow bareng, emang satu tempat kerja ya mbak ato gara2 kopdar tuh?wkwkwkw

maaf kan dirikuuuu wkwkw salah nama.... ;p

Ria Nugroho said...

Subhananllah
Allah maha besar ^___^

dEvi said...

@riesta, mixedfresh, mbak ria..tankyuuu all :)

@maiank..hehehe,salah alamat yah mai :p
iyah satu kantor mai, dulu malah satu kamar kost waktu msh kuliah, hehehe..tp bentar lg uciL bakal pindah kantor jadi ga bareng lagi de, uda lama jg tu dy gag posting..*loh2 jadi gosip, kejaarr maiaannkk :D

rid said...

semoga orang2 palestina selalu diberi rahmat dan kesabaran oleh Allah..aamiin

Diana Afiifah said...

subhanallah , ini memang bukti kalau Allah itu ada dan yang maha besar :)

--

eh kaka ke cl ? citra land bukan maksudnya ?
kalo iya ita bisa ketemuan dong XD

*ini jangan ditanggepin*

anyindia said...

ngeri deh mbak

yasuyassyash said...

subbahannallah..

dEvi said...

@rid..amiinn..

@diana..iyah dek cl itu citraland,rumah mu deket situ yah? *hee malah ini yg ditanggepin :D

@anyin..hu uh, merinding..

@yasuyassyash..Allah maha besar :)

Masda said...

Subhanallah, Allah Telah menunjukkan keagungannya melalui berbagai peristiwa...

Arif Chasan said...

Jadi, keinget sama cerita sahabat shalahudin al ayyubi.. pada waktu dia menjadi panglima perang, dia kaget saat pemimpin pasukan musuhnya berteriak "Mundur! aku takut menghadapi pasukan berjubah putih yang jumlahnya terlalu banyak dan terus turun dari langit".... sedangkan sahabat shalahudin sendiri tidak melihat apa2....

nb: lupa dapet cerita itu dari mana,,
tp, yang paling penting,,, "janji Allah itu benar! n kita harus yakin dengan itu"

salam kenal...
happy blogging,,, ^_^

.:diah:. said...

dan cuma bisa komen, Subhanallah... Allah emang Maha BESAR... MAHA SEGALANYA....

Post a Comment