Test Pack, apa adanya Kamu sudah melengkapi Saya

Sep 16, 2012

Test-Pack-you re my baby
Pernah baca bukunya Ninit Yunita yang berjudul Test Pack? Kalau belum, bisa intip ulasan singkat tentang buku ini yang pernah Saya tulis juga di sini "Test Pack". Nah klo ga sempet baca mungkin temans bisa langsung nonton film nya aja, yang sudah mulai tayang di bioskop Indonesia dari tanggal 6 September lalu. Film Test Pack, you're my baby yang di sutradarai oleh Monty Tiwa ini memang diadopsi dari novel karya Ninit Yunita dengan judul yang sama. Dan ternyata ga jauh-jauh, skenarionya pun ditulis oleh suaminya mba Ninit Yunita sendiri yaitu mas Adhitya Mulya. Hasilnya? Kolaborasi yang apik dari suami-istri gaul ini, film nya sukses bikin Saya ketawa ngakak sampai terharu biru, percis kaya novel nya

Test Pack, you're my baby di perankan oleh Acha Septriasa sebagai Tata, Reza Rahardian sebagai Rahmat dan Renata sebagai Shinta. Awalnya Saya agak pesimis ketika tahu bahwa tokoh Tata dalam film ini diperankan oleh Acha Septriasa. Karena koq kayaknya karakter Acha yang kemayu mendayu dayu ini ga cocok de sama karakter Tata di novel nya yang riang dan lucu. Tapi ternyata she's got it! Acha mampu memerankan dengan baik tokoh Tata seperti pada novel. Dan Reza Rahardian sendiri ga usah di tanya lah ya, secara doi kan udah dapat predikat aktor terbaik dalam Festival Film Indonesia. Memang yang bikin kocak ini tingkah si Rahmat yang ga bisa diem, apalagi ketika adegan di klinik, dimana si Rahmat ini asik mainan senter dokter pas dokternya lagi ngasih penjelasan ke Tata tentang invertil. Terang aja si dokter kesel dan langsung mengamankan senter nya beserta alat ATK lainnya yang bisa dijadikan objek mainan sama Rahmat.

test pack the movie

Seperti pada novelnya, Test Pack bercerita tentang sepasang suami istri yang selama 7 tahun pernikahan nya belum mempunyai anak dan terus berusaha untuk memiliki anak. Sang istri, Tata tidak putus asa mencari informasi tentang kehamilan dan lacinya pun sudah dipenuhi dengan berbagai macam test pack, namun hanya satu yang tidak Tata punya yaitu test pack dengan hasil positif. Sampai akhirnya mereka memutuskan untuk berobat ke dokter dan melakukan suntik invertil pada Tata. Lalu apakah mereka berhasil dengan usaha nya kali ini? Emmm..tonton sendiri lah yaaa, hehehe.

Adhitya Mulya sebagai penulis skenario berhasil membuat dialog yang mengalir natural. Penonton dibuat naik turun dengan adegan santai yang lucu namun juga bisa membuat terharu dan "ngena" banget. Yang pasti film ini ga rugi untuk ditonton di bioskop karena emang bagus dan layak. Buat yang akan menikah, atau sudah menikah dan belum mempunyai anak, film ini wajib tonton karena dari sini kita bisa belajar untuk menerima pasangan kita apa adanya. Dan satu pesan yang bisa di ambil untuk pasangan yang belum bisa memiliki anak karena keterbatasannya adalah bahwa menikah itu tidak hanya untuk memiliki anak karena dengan dasar Cinta saja itu sudah cukup untuk membangun keluarga seutuhnya. Klo kata Rahmat "Apa adanya kamu, sudah melengkapi Saya neng".

Oiya, dipostingan Saya tentang buku Test Pack, ada Gaphe yang berkomentar seperti ini "....cuman saya sndiri blom pernah baca, abisnya koq khusus cewek yaaa". Ga juga koq, novel dan film Test Pack ini ga khusus cewe koq karena disini ga hanya diceritain tentang cewek dan istri, namun juga tentang cowok dan suami. Jadi buat para cowok-cowok, para suami-suami dan juga para calon suami, ga ada salahnya nonton film ini. Test Pack akan merubah cara pandang Anda tentang alasan menikah dan menerima pasangan apa adanya. Selamat menonton :)

14 great comments:

Mila Said said...

loh si gaphe emang bukan cewek? *kabooorrrr

agen trica jus bandung said...

kayaknya seru ya .

uci cigrey said...

langsung hajar nonton aj gw :))
bagus iyah lovelove di udara. Tapi ngga setuju sama Rahmat yg sampe nyium keningnya Shinta :|

tricajus said...

loh kenapa ? justru itu kan sisi romannya sebuah cerita cinta (?) (^_^)

dEvi said...

@mbak mila..hahaha..uda berubah sekarang dy mba :D

@ucuy..pasti langsung ngebayangin hidup berumah tangga :D
itu cium kening adek kali feel nyah :D

Gaphe said...

aseem aseeem... lama nggak ngeblog gw digosipin disini.. tenang dev, gw udah baca novelnya koq, minjem sama pacar. hahahaha.
tapi emang janjian sama doski mau nonton, belom kesampaaiaan..

Mayya said...

Belum baca film dan nonton novelnya niiih *eh kebalik*


Salam kenal dari kota Pekanbaru juga yaaaa!
Seneng ketemu blogger sekota ^_^

dEvi said...

@gaphe..hahaha..mangkenyee jangann kelamaan hiatus nyah..
ooo jadi sekarang uda punya pacar phe? cewek kan? #ups.. :p

@mayya..hihhiii..langsung ntn aja klo gt mbak,baguss ;)
salam kenal jg mbak,iyah nih termasuk new comer di pekanbaru :D

ningnung said...

Kepingin bgt nonton, sama perahu kertas juga. Tapi gimana ini nasib bayi 8 bulan, masa diajak nonton?

*numpangcurhat*

Rere said...

ak pun pingin nonton, senasib sama naning *curcol juga* hihihihi

dEvi said...

@ningnung..hahaha..ajak aja ning mumpung dy belom ngerti :D asal jangan mewek di dlm aja yaah :D

@rere..aiisshhh suse ya bok ternyata klo uda jadi emak2 gini, hihihihi..pisss

Outbound Malang said...

salam sukses gan, bagi2 motivasi .,
nikmatilah hidupmu agar kamu tidak merasa bosan dalam setiap keadaan.,.
ditunggu kunjungan baliknya gan .,.

Bali Bagus said...

Salam kenal dari bali..... kunjungan petama blog ku disini

pulsa said...

blm ntn, lmyn nih buat penyegaran bagi yg mau merit ;)

Post a Comment